Bogor,-
Sebanyak 80 mahasiswa dari Institut Pertanian Bogor (IPB) yang berasal dari Fakultas Ekologi Manusia, Fakultas Peternakan, Fakultas Pertanian, serta Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, diberangkatkan dari Bogor menuju wilayah-wilayah perbatasan NKRI. Keberangkatan puluhan mahasiswa itu dikirim dalam rangka kegiatan Kuliah Kerja Profesi (KKP) Tahun 2014. Mahasiswa tersebut dibagi dalam 14 kelompok, yakni 8 kelompok dikirim ke Pulau Nusakambangan dan 6 kelompok dikirim ke Kepulauan Natuna.
Untuk keberangkatan ke wilayah Kepulauan Natura sudah dilakukan sejak 21 Juni 2014 yang lalu sedangkan keberangkan ke Nusakambangan dilakukan Selasa, 1 Juli 2014. " Masa waktu KKP itu selama dua bulan full," ujar Arif Satria kepada ROL, Senin (30/6).
Dekan FEMA IPB, Dr Arif Satria, menjelaskan, program KKP di perbatasan NKRI merupakan salah satu bukti nyata komitmen IPB terhadap pengembangan masyarakat di wilayah-wilayah terdepan Indonesia. “Para mahasiswa tersebut akan ditempatkan di lima pulau di wilayah Natuna. Mulai dari Pulau Subi Kecil, Pulau Subi Besar, Pulau Panjang, Pulau Kerdau, dan Pulau Serasan,” urainya.
Arif menambahkan, sebelum diterjunkan ke masyarakat, mahasiswa yang ditempatkan di wilayah perbatasan telah dibekali keterampilan dan pengetahuan oleh para ahli yang ada di IPB. Sehingga ketika tiba di lokasi, mereka siap memberikan kontribusi nyata untuk masyarakat yang ada di wilayah masing-masing. “Untuk KKP di wilayah perbatasan NKRI ini dimulai 1 Juli 2014 – 30 Agustus 2014,” tambahnya.(/republika)
Dekan FEMA IPB, Dr Arif Satria, menjelaskan, program KKP di perbatasan NKRI merupakan salah satu bukti nyata komitmen IPB terhadap pengembangan masyarakat di wilayah-wilayah terdepan Indonesia. “Para mahasiswa tersebut akan ditempatkan di lima pulau di wilayah Natuna. Mulai dari Pulau Subi Kecil, Pulau Subi Besar, Pulau Panjang, Pulau Kerdau, dan Pulau Serasan,” urainya.
Arif menambahkan, sebelum diterjunkan ke masyarakat, mahasiswa yang ditempatkan di wilayah perbatasan telah dibekali keterampilan dan pengetahuan oleh para ahli yang ada di IPB. Sehingga ketika tiba di lokasi, mereka siap memberikan kontribusi nyata untuk masyarakat yang ada di wilayah masing-masing. “Untuk KKP di wilayah perbatasan NKRI ini dimulai 1 Juli 2014 – 30 Agustus 2014,” tambahnya.(/republika)





