Campus Maya..... Diberdayakan oleh Blogger.

Latest Post

Tampilkan postingan dengan label Programc. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Programc. Tampilkan semua postingan

Struktur Program C++

Written By YAN on Sabtu, 16 Agustus 2014 | 16.57

Untuk belajar program C++ biasanya dimulai dengan membuat program sederhana kemudian menjabarkan setiap komponen dari program tersebut untuk dipahami. Coba perhatikan program berikut:
Pada bagian kolom kiri merupakan kode program C++ yang dibuat, sedangkan pada kolom kanan merupakan hasil dari program setelah dijalankan. Berikut adalah keterangan dari program diatas:

Baris 1 . // Program pertama saya di C ++
Kode "//" merupakan perintah dalam program C++ sebagai sebuah kode untuk membuat keterangan bagian. Kode ini tidak akan berpengaruh terhadap program, tapi cukup berguna ketika menandai tujuan kode yang kita buat.

Baris 2. # include <iostream>
Kode "#" dikenal sebagai tanda preprocessor, itu merupakan penanda direktif dimulainya program C++ , sedangkan "# include <iostream>" merupakan gabungan perintah kepada preprocessor untuk menyertakan standar perintah kode C++ yakni header <iostream> yang memungkinkan untuk membuat perintah input dan output data.

Baris 3. Baris kosong
Baris kosong tidak berpengaruh terhadap program, biasanya baris ini digunakan untuk memisahkan bagian atau group kode agar lebih mudah dipahami ketika akan mengedit kode.

Baris 4. int main ()
Baris ini merupakan awal dari deklarasi fungsi, fungsi itu sendiri merupakan bagian dari pernyataan kode yang diberi nama. pada dasarnya "int main ()" merupakan bagian dari fungsi khusus yang nanti akan dipanggil ketika program dijalankan, sedangkan tanda "()" merupakan parameter.

Baris 5 dan 7. Simbol { }
Simbol "{}" merupakan parameter untuk mengapit isi perintah sebuah program.

Baris 6. std :: cout << "Hello World!" ;
Pada baris ini berisi beberapa statment yakni "std :: count" merupakan pernyataan yang menyatakan standar perangkat output, sedangkan "<<" merupakan operator sisipan penunjuk apa yang di sisipkan pada "std :: count", sedangkan ""Hello World!"" merupakan isi pesan yang akan disampaikan dari perintah "std :: count" itu sendiri. Pada bagian ini harus hati-hati, di sana terdapat tanda ";", tanda ini merupakan tanda penutup sebuah statment atau pernyataan.

Untuk memudahkan, line 4 s/d 7 bisa dibuat dalam satu baris seperti:


int main () { std::cout << "Hello World!"; }

Selain bentuk diatas kita juga bisa menggunakan kode lain, seperti untuk Pernyataan menggunakan "/* isi keterangan */"








Komentar Anda adalah tanggapan pribadi, Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim...

Compiler C++



Dalam memperlajari program C++ kita akan sangat membutuhkan program yang mampu membuat dan mampu menjalankan aplikasi C++ yang telah kita buat sebelumnya, program tersebut sering dinamakan Compiler Banyak sekali program Compiler yang dapat digunakan saat ini, setiap program memiliki keunggulan dan kelemahan masing-masing, namun dasar dari program tersebut sama saja.

Pengertian Compiler
Pada dasarnya Komputer hanya mampu membaca satu jenis bahasa yang didalamnya hanya terdapat dua buah instruksi, yakni 1 dan 0, kedua instruksi ini sering dinamakan Bahasa Mesin. salah satu contoh instruksi tunggal dalam komputer bisa terlihat seperti:

00000 10011110
00001 11110100
00010 10011110
00011 11010100
00100  10111111
00101 00000000

Tentunya anda bisa membayangkan, bagaimana jika intruksi tersebut sangat banyak pasti akan sangat membingungkan serta akan sangat membosankan. Oleh karena itu dikembangkan perangkan yang mampu menerjemahkan numerik 1 dan 0, agar proses pembuatan dan pengeditan program menjadi lebih mudah.

int a, b, sum;
     
cin >> a;
cin >> b;
             
sum = a + b;
cout << sum << endl;
 
contoh diatas merupakan bagian dari kode C++ yang bertujuan untuk penyelesaian masalah tertentu yang lebih mudah jika dibandingkan bahasa asalnya 1 dan 0.

Karena komputer sendiri hanya mengerti bahasa mesin (1 dan 0) maka seorang programenr akan membutuhkan compiler untuk menterjemahkan nya menjadi bahasa yang lebih mudah dan efisien. C++ sendiri sudah dirancang agar dapat dikompilasi dengan program tertentu seperti toolchain yang intinya merupakan compiler itu sendiri.

Consol Program
Consol Program merupakan program pembantu yang bertujuan untuk menghubungkan input atau perintah kedalam lingkungan, seperti: mencetak text ke layar monitor atau membaca input dari keyboard. Consol Program merupakan flatform identik dari alat-alat tertentu sesuai yang digunakan. salah satu cara termudah bagi pemula yang ingin belajar mengkompilasi program C++ adalah melalui integrated Development Environment (IDE). IDE umumnya mampu mengintegrasikan beberapa alat pengembang seperti editor text.

Berikut ini beberapa contoh Development Environment Interfaces (IDEs):
 
IDEPlatformConsol program
Code::blocksWindows/Linux/MacOSCompile consol programs dengan Code::blocks
Visual Studio ExpressWindowsCompile console programs dengan VS Express 2013
Dev-C++WindowsCompile console programs dengan Dev-C++

Jika memakai Linux atau Mac maka harus terlebih dahulu memasukkan perintah dibawah ini pada root program:

CompilerPlatformPerintah (command)
GCCLinux, g++ -std=c++0x contoh.cpp -o contoh_program
ClangOS X, clang++ -std=c++11 -stdlib=libc++ contoh.cpp -o econtoh_program







Komentar Anda adalah tanggapan pribadi, Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim...

Tabel Basic Numerik

Sejak dahulu kita sering menggunakan simbol Desimal dibandingkan dengan simbol Romawi dalam mengungkapkan sebuah nilai Kunatitas (jumlah) karena dianggap paling logis. Hal ini dikarenakan dalam simbol Romawi terjadi perbedaan untuk bilangan-bilangan tertentu. contoh:

  Desimal     Romawi   
11
2II
3III
4IV
5V
10X
100C

Pada operasi pemograman lebih cenderung digunakan jenis desimal karena dianggap lebih mudah, sebagai contoh dalam penjabaran nilai 586 bukan merupakan hasil penjumlahan dari 5+8+6, tetapi merupakan hasil penjumlahan dari 500+80+6. Setiap posisi angka menunjukkan nilai bilangan tersendiri dalam sistem. sebagai contoh lainnya yakni penjabaran dari 182736 setiap komponen bisa menunjukkan posisi kelipatan 10, perhatikan gambar berikut:

dari gambar di atas proses penerjemahan angka bilangan bisa lebih mudah dipahami.

- Bilangan Octal ( basic 8)
Jika pada bilangan desimal kita menggunakan bilangan mulai dari 0,1,2,3,...,9, maka pada bilangan Octal kita hanya menggunakan 0,1,2,3,4,5,6,7 saja. Dalam C++ bilangan octal selalu di dahului dengan 0x  (zero, x), x adalah bilangan octal. Perhatikan gambar berikut:
untuk penjabaran nilai dari octal 071263 bisa dilihat melalu gambar berikut,

dengan demikian nilai octal 071263 bisa dikatakan sebagai 29363 dalam bilangan desimal.

- Bilangan Hexadesimal (basic 16)
Jika pada bilangan desimal kita menggunakan bilangan mulai dari 0,1,2,3,...,9, dan pada bilangan octal kita hanya menggunakan 0,1,2,3,4,5,6,7 saja. Maka untuk bilangan Hexadesimal kita gunakan 16 basic yakni 0,1,2,3,4,5,6,7,8,9 ditambah dengan hurup A,B,C,D,E,F. Perhatikan gambar berikut:

 di dalam C++, bilangan hexadesimal selalu diawali dengan 0x (zero, x) sama seperti bilangan octal.
Untuk penjabaran nilai dari hexadesimal 0A2F7 bisa dilihat melalu gambar berikut,
 

 dengan demikian nilai hexadesimal 0A2F7 bisa dikatakan sebagai 41719 dalam bilangan desimal.






Komentar Anda adalah tanggapan pribadi, Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim...

Operasi Boolean C++

Operasi Boolean merupakan operasi aljabar dalam ilmu komputer maupun matematika, operasi ini secara sederhana menyangkut masalah logika AND, OR, NAND, dan NOR dan juga mengenai teori himpunan untuk UNION, INTERSEKSI, dan KOMPLEMEN


Bit merupakan informasi terkecil yang dapat dihimpun yang hanya menyertakan bagian dari 1 dan 0 atau bisa dikatakan "Ya" dan "Tidak" atau "Benar" dan "Salah". Operasi Bollean diperkenalkan oleh ahli Matematika inggris bernama George Boole pada tahun (1815-1864). Pada perkembangan operasi ini memiliki beberapa kemungkinan kombinasi sebagai berikut:

- AND ( & )
Operasi AND merupakan operasi dua bit sederhana dengan pengertian bahwa jika A=0 (salah), B=0 (salah), maka hasil dari A&B = 0 (salah). meskipun jika salah satu ada yang bernilai 1 (benar) maka hasilnya pun tetap 0 (salah). Nilai baru dikatakan 1 (benar) apabila kedua nilai A dan B bernilai 1 (benar).
Perhatikan tabel di bawah ini:

  a      b      a&b  
  0   0     0
  0   1     0
  1   0     0
  1   1     1


- OR ( | )
Operasi OR merupakan operasi dua bit sederhana dengan pengertian bahwa jika A=0 (salah), B=0 (salah), maka hasil dari A|B = 0 (salah). tetapi jika salah satu ada yang bernilai 1 (benar) maka hasilnya pun 1 (benar). Selain itu apabila kedua nilai A dan B bernilai 1 (benar) maka hasilnya akan 1 (benar) juga. Perhatikan tabel di bawah ini:
 
  a      b      a|b   
  0   0     0
  0   1     1
  1   0     1
  1   1     1

- XOR ( ^ )
Operasi XOR merupakan operasi dua bit sederhana dengan pengertian bahwa jika A=0 (salah), B=0 (salah), maka hasil dari A^B = 0 (salah). tetapi jika salah satu ada yang bernilai 1 (benar) maka hasilnya pun 1 (benar). Namun, apabila kedua nilai A dan B bernilai 1 (benar) maka hasilnya akan 0 (salah). Perhatikan tabel di bawah ini:
 
  a      b      a^b   
  0   0     0
  0   1     1
  1   0     1
  1   1     0

- NOT ( ~ )
Operasi NOT merupakan operasi dua bit sederhana dengan pengertian kebalikan dari nilai sebenarnya, sebagai contoh jika nilai A=0 (salah), maka ~A=1 (benar), begitupun sebaliknya.
Perhatikan tabel di bawah ini:
 
  a      ~a  
  0   1
  1   0

Dalam C++ penggunaan operasi boolean sering digunakan terutama dalam pengoperasian jenis data integer, sebagai contoh:
jika a = 195 binary (11000011) dan b = 87 binary (01010111) maka, jika c = a&b 






jadi, nilai c = binary 01000011 atau dalam decimal = 67






Komentar Anda adalah tanggapan pribadi, Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim...

Tabel ASCII code

Written By YAN on Selasa, 12 Agustus 2014 | 23.23

Sebuah kenyataan dalam mempelajari program komputer kita akan sangat mengenal dengan internal 0s (nol) dan 1s (satu), hal ini dikarenakan angka 0 dan 1 dapat mengekpresikan nilai numerik apapun sebagai biner (bilangan baris dua) yang merupakan operasi matematika sederhana.

Namun demikian, untuk kasus karakter hurup dan non-numerik atau bukan angka tidak diwakili oleh 0 dan 1, sehingga dibuat Tabel ASCII untuk mewakilinya. Tabel ASCII merupakan tabel yang berisi daftar hurup-hurup Romawi yang di tambah beberapa karakter tambahan. Dalam tabel ini, masing-masing karakter selalu diwakili oleh nomor urut yang sama, contoh: ACSII untuk hurup "A" selalu diwakili oleh nomor urut "65" yang dapat diekspresikan dengan 0 dan 1 dalam bilangan biner yakni "1.000.001".

Tabel ASCII Standar berikut ini hanya mendefinisikan sebanyak 128 karakter (0 s/d 127), yakni 32 pertama merupakan kode kontrol (non-cetak) dan 92 lainnya merupakan kode karakter representabel:

http://www.suaracampus.com/2014/08/ascii-code.html

Pada tabel di atas dapat dengan mudah bila di baca dengan Heksadesimal "pembacaan hurup bisa dilakukan melalui penyesuaian baris dan kolom tabel" contoh: karakter "A" terletak pada baris ke-4 kolom ke-1 maka jika diwakili oleh Heksadesimal menjadi 0x41 (65), karena kebanyakan system bekerja    dengan 8 byte sehingga dapat mewakili 256 nilai yang berbeda. 

Disamping Tabel ASCII Standar, dikenal juga ASCII lainnya yakni Platform dan Dependent-Local. ASCII set paling dikenal diantaranya OEM yang dipasang default pada PC-IBM dan ANSI yang digunakan sebagian besar operasi terbaru.Untuk karakter OEM sendiri merupakan ASCII dari perangkat keras Mesin PC yang kompatibel termasuk dibawah Sistem DOS yang mewakili tanda-tanda asing dalam panel. Sedangkan untuk ANSI merupakan penggabungan dari beberapa aplikasi seperti Windows, UNIX, dan Standalone lainnya.










Komentar Anda adalah tanggapan pribadi, Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim...

Pengenalan C++

Bahasa Pemograman C++ merupakan bahasa pemograman komputer turunan dari bahasa Program C. Bahasa pemograman C++ dikembangkan pada tahun 1980-an oleh Bjarne Stroustrup, sedangkan bahasa pemograman C dibuat pada tahun 1970-an oleh Dennis Ritchie untuk dijalankan pada sistem UNIX.

Dalam perkembangan dunia programming, bahasa pemograman C sangat banyak digunakan karena dirasa cukup mudah. Bahasa Pemograman C++ dibangun dengan efisiensi dan mampu mensupport pemograman pada tingkat paling rendah (low coding). Pada sistem pemograman C++ telah ditambahkan pula konsep-konsep baru seperti class dengan sifatnya yang inheritance dan overloading sehingga sangat membantu dalam pembuatan program. Bahasa pemograman C++ memiliki sifat Pemrograman Berorientasi Objek, sehingga untuk penyelesaian masalah memerlukan pemecahan pada tiap class dan anak class yang merupakan bagian dari abstraksi sebuah objek fisik.

Pengenalan

   ■ Tabel ASCII code
   ■ Operasi Boolean
   ■ Tabel Basic Numerik
   ■ Compiler C++

Dasar Program C++ 

   ■ Struktur Program C++
   ■ Variabel dan Jenisnya
   ■ Konstanta
   ■ Operator
   ■ Basic Input/Output 

Struktur Program

   ■ Struktur Kontrol
   ■ Fungsi
   ■ Template dan Overload
   ■ Visibilitas Nama

Susunan Tipe Data

   ■ Array
   ■ Urutan Karakter
   ■ Pointer
   ■ Memori Dinamis
   ■ Struktur Data
   ■ Type Data lainnya

Kelas (Classes)

   ■ Clases I
   ■ Clases II
   ■ Special Members
   ■ Friendship and Inheritance
   ■ Polymorphism

Fitur Bahasa

   ■ Jenis Konversi
   ■ Pengecualian
   ■ Arahan Preprocessor


C++ Library

   ■ Data Input/Output
   ■ Sample Project
   ■ Advance Programming







Komentar Anda adalah tanggapan pribadi, Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim...
 
www.SuaraCampus.com
Proudly powered by Blogger
c8aa4895b1c18e0384d530182609280712a33c9599c08b39a4
Copyright © 2011. Dunia Campus Kita - All Rights Reserved