Home » » International Biology Olympiad (IBO) 2014, Indonesia Tuan Rumah

International Biology Olympiad (IBO) 2014, Indonesia Tuan Rumah

Written By YAN on Rabu, 09 Juli 2014 | 07.12

Jakarta,-

Tahun ini, penyelenggaraan olimpiade biologi internasional atau International Biology Olympiad (IBO) ke-25 dilaksanakan di Indonesia, tepatnya di Bali. Sebelum ditetapkan sebagai tuan rumah, Indonesia telah sebelumnya mengajukan diri untuk menjadi penyelenggara IBO tahun 2020. Usulan Indonesia untuk menjadi tuan rumah IBO tersebut disampaikan pada acara coordinator meeting di Singapura pada tahun 2012. Di sisi lain, pada penyelenggaraan IBO ke-24 di Bern, Swiss, tahun lalu, Indonesia pun resmi ditunjuk menjadi penyelenggara IBO 2015.

Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud) setiap tahun mengirim perwakilan Indonesia di ajang bergengsi ini. Sejak keikutsertaan pertama kali di tahun 2000, Indonesia telah memenangkan berbagai medali. Tahun 2010, Indonesia merebut dua medali emas dan dua medali perunggu. Keberhasilan ini merupakan kesuksesan terbesar dari tim Indonesia di kancah dunia.

Kompetisi internasional ini mengusung dua jenis lomba, yakni teori dan praktik, peserta difokuskan untuk berkompetensi menghadapi masalah biologi dan eksperimen. Tujuannya, agar siswa mendapat stimulasi dalam mengembangkan bakat serta memupuk karirnya sebagai seorang peneliti. Selain itu, kompetisi ini juga untuk pertukaran pengalaman antara akademisi di seluruh dunia.

Setiap negara partisipan akan mengirimkan masing-masing empat siswa terbaiknya di bidang biologi. Keempat orang ini merupakan pemenang dari olimpiade biologi nasional di masing-masing negara. Di Indonesia, siswa-siswi yang mewakili Indonesia dalam IBO 2014 telah disaring terlebih dahulu dalam Olimpiade Sains Nasional (OSN) bidang Biologi tahun 2013.

Selain memperoleh kehormatan sebagai tuan rumah, Indonesia juga diberi keistimewaan untuk menjadikan fauna khas Bali-Jalak Bali, sebagai logo dalam kompetisi para peneliti muda tingkat dunia, dikarenakan jenis burung endemik khas Indonesia ini habitatnya hanya bisa ditemukan di Bali. Mudah-mudahan dengan ddijadikannya logo, Jalak Bali bisa lebih dikenal dan dilestarikan karena saat ini kondisinya hampir punah.(/edt)




Komentar Anda adalah tanggapan pribadi, Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim...
Share this article :
 
www.SuaraCampus.com
Proudly powered by Blogger
c8aa4895b1c18e0384d530182609280712a33c9599c08b39a4
Copyright © 2011. Dunia Campus Kita - All Rights Reserved